Isnin, 5 September 2016

Zongzi / Ba Tzang

Zongzi atau biasa disebut Ba Tzang adalah makanan tradisional Tiongkok yang terbuat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun bambu. Zongzi biasa disajikan pada tradisi perayaan Duanwu atau Festival Perahu Naga yang jatuh pada bulan ke lima Imlek untuk memperingati wafatnya Qu Yuan, seorang penyair dari zaman kerajaan Chu.
Menurut legenda, Qu Yuan gagal memperingati kaisar dan para pejabat istana untuk menghentikan perang saudara yang sedang terjadi kala itu. Qu Yuan lalu membuat puisi yang berisikan kesedihan dan kekhawatirannya terhadap peperangan di tanah air mereka. Setelah puisi itu selesai, dia melompat ke sungai Miluo. Orang-orang lain cuba menyelamatkannya dengan melempari bungkusan-bungkusan nasi dengan maksud memberi makanan kepada para ikan agar mereka tidak memangsa Qu Yuan. Oleh sebab ini, bungkusan-bungkusan nasi itulah yang kemudian dikenal dengan nama Zongzi atau Ba Tzang.
Bentuk Ba Tzang sebenarnya bermacam-macam dan yang kita lihat sekarang hanyalah salah satu dari banyak bentuk dan jenis Ba Tzang. Di Taiwan, di zaman akhir Dinasti Ming, bentuk Ba Tzang yang dibawa oleh pendatang dari Fujian adalah bulat gepeng, agak lain dengan bentuk prisma segitiga yang kita lihat sekarang. Isi Ba Tzang juga bermacam-macam dan bukan hanya daging. Ada yang isinya sayur-sayuran, ada pula yang dibuat kecil-kecil namun tanpa isi yang kemudian dimakan bersama serikaya, gula manis.



Ba Tzang tanpa isi:


Ba Tzang manis:

Resepi Ba Tzang:

3 ulasan:

  1. Saya dapat mengetahui asal usul zongzi dengan lebih jelas.

    BalasPadam
  2. Nenek saya sangat suka makan ini! Saya juga suka makan!

    BalasPadam
  3. Memandang makanan ini saya akan teringat jasa qu yuan

    BalasPadam